Salah satu hal menarik dari burung merpati adalah kemampuannya untuk dilombakan dalam berbagai kontes atau pertandingan. Ada beberapa cara agar merpati mau ninggal lawan yang bisa dilakukan.
Burung ini dikenal memiliki ketahanan tubuh yang cukup kuat, sehingga bisa mengungguli pesaingnya. Salah satu metode untuk membuat merpati mampu meninggalkan lawan adalah dengan melatih kecepatannya melalui latihan lari sirkuit.
Selain itu, burung merpati termasuk salah satu jenis unggas yang populer untuk dipelihara sekaligus sering diikutsertakan dalam ajang perlombaan. Beberapa cara yang dapat dilakukan agar merpati dapat mengungguli lawannya, diantaranya:
1. Mengajarkan Strategi Bermain Catur
Salah satu cara agar merpati dapat meninggalkan lawannya adalah dengan melatihnya mengenali strategi permainan catur. Meski banyak yang beranggapan bahwa burung merpati tidak mampu bermain catur, faktanya hewan ini cukup cerdas dan bisa mempelajari permainan tersebut.
Melatih merpati dengan pola permainan catur dapat membantu meningkatkan kemampuannya dalam mengenali pola-pola tertentu dan menyusun strategi yang efektif. Tambahan lagi, latihan seperti ini tidak hanya melatih fisik merpati tetapi juga menstimulasi kecerdasannya, sehingga performanya saat menghadapi lawan bisa menjadi lebih baik dan terarah.
2. Melatih Kecepatan Melalui Lari Sirkuit
Salah satu metode agar merpati mampu meninggalkan lawannya adalah dengan melatih kecepatannya melalui latihan lari di sirkuit. Pemilik dapat menyiapkan sirkuit kecil di dalam kandang merpati, kemudian mengajak burung peliharaan itu berlari mengitari lintasan tersebut.
Latihan semacam ini bermanfaat untuk mempercepat gerak merpati sekaligus memperkuat daya tahan fisiknya. Selain itu, latihan rutin seperti ini juga membantu merpati terbiasa dengan ritme perlombaan, melatih refleksnya, serta meningkatkan kepercayaan diri burung saat berhadapan dengan lawan di lapangan terbuka.
3. Memberikan Makanan yang Mengandung Protein
Supaya merpati mampu meninggalkan lawan pada pertandingan berikutnya, disarankan untuk memberikan pakan yang kaya protein. Protein memiliki peran penting dalam memperbaiki otot-otot merpati sekaligus membantu pemulihan jaringan tubuh yang rusak akibat aktivitas fisik yang berat.
Beberapa sumber pakan berprotein tinggi yang direkomendasikan antara lain cacing tanah, jangkrik, dan kroto. Selain itu, pemberian pakan berprotein juga membantu meningkatkan stamina, mempercepat pemulihan setelah lomba, dan mendukung pertumbuhan bulu yang sehat, sehingga merpati siap tampil optimal di pertandingan berikutnya.
4. Meningkatkan Komunikasi dengan Merpati
Dengan meningkatkan komunikasi dan kedekatan, merpati akan merasa lebih nyaman dan terikat dengan pemiliknya. Rasa nyaman ini dapat memengaruhi kondisi mental burung, membuatnya lebih fokus dan percaya diri saat beradu dengan lawan.
Selain itu, perhatian dan interaksi rutin juga membantu pemilik memahami karakter serta kebutuhan merpati, sehingga perawatannya bisa lebih tepat dan performanya di arena makin optimal.
5. Memberikan Perhatian yang Cukup
Perhatian yang diberikan kepada merpati dapat membantu membangun ikatan emosional antara burung dan pemiliknya, yang pada gilirannya membuat merpati merasa lebih nyaman dan tenang. Pijatan atau pengelusannya dapat meredakan stres dan kecemasan, sehingga burung merasa lebih aman dan lebih cenderung mengikuti instruksi pemiliknya.
Selain itu, memberi makanan langsung dari tangan juga mengajarkan burung untuk lebih dekat dan mempercayai pemiliknya. Hal ini penting, terutama dalam konteks pelatihan merpati untuk meninggalkan lawannya atau saat berinteraksi dalam perlombaan.
Itulah beberapa cara agar merpati mau ninggal lawan yang bisa dilakukan. Tentunya sebagai pemilik merpati, harus lebih telaten agar burung merpati tersebut bisa menang dalam pertandingan yang diikuti.





