3 Cara Budidaya Merpati Kipas Agar Lebih Terawat dan Terlatih

Untuk membudidayakan merpati kipas, diperlukan perhatian khusus, terutama dalam menyiapkan kandang yang sesuai dengan kebutuhan burung ini. Ada beberapa cara budidaya merpati kipas agar tetap sehat.

Kandang yang tepat akan menunjang kenyamanan dan kesehatan merpati kipas selama pemeliharaan. Selain kandang, terdapat aspek lain yang juga perlu diperhatikan oleh pemilik burung agar proses budidaya berjalan optimal.

Merpati kipas memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis merpati lain. Salah satunya adalah warna bulu yang dominan putih, menyerupai kapas.

Bagian ekornya tebal dan mengembang menyerupai kipas, memberikan tampilan yang unik dan menarik. Burung ini umumnya ditemukan dalam pasangan dan memiliki kesan anggun dengan bulu putih bersih serta ekor berbentuk kipas yang elegan.

Karena keindahannya, merpati kipas sangat cocok dijadikan sebagai burung hias. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk budidaya merpati kipas, diantaranya:

1. Mempersiapkan Kandang Burung

Kandang berfungsi sebagai tempat tinggal bagi burung merpati kipas selama masa pemeliharaan. Untuk menjaga kesehatannya dan menghindari stres, kandang yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan burung.

Ada beberapa jenis sistem kandang yang dapat diterapkan, di antaranya kandang baterai, kandang koloni, dan kandang umbaran.

  • Kandang baterai biasanya digunakan untuk pemeliharaan individu atau sepasang burung, sehingga lebih mudah dalam mengontrol asupan pakan dan mencegah pertarungan antar burung.
  • Kandang koloni memungkinkan beberapa burung ditempatkan dalam satu area yang lebih luas, sehingga mereka bisa berinteraksi secara alami.
  • Kandang umbaran memberikan ruang lebih bebas bagi burung untuk terbang dan bergerak, mendukung kesehatan fisik dan mentalnya.

Pemilihan sistem kandang yang tepat bergantung pada tujuan pemeliharaan serta ketersediaan ruang dan sumber daya. Oleh karenanya cara budidaya merpati kipas ini bisa disesuaikan dengan kebutuhannya.

2. Pemberian Pakan Bernutrisi Tinggi

Memberikan pakan dengan kandungan nutrisi tinggi merupakan aspek penting yang harus diperhatikan oleh pemilik burung, terutama untuk menjaga kesehatannya. Nutrisi yang baik tidak hanya membantu burung tetap aktif dan kuat, tetapi juga meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.

Selain itu, pemilihan pakan yang tepat berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan bahkan proses perkawinan burung. Burung merpati kipas, misalnya, membutuhkan asupan makanan yang kaya akan karbohidrat, protein, dan vitamin agar tetap sehat dan memiliki stamina yang baik.

Beberapa jenis makanan yang cocok untuk burung ini antara lain milet, kacang hijau, beras merah, dan jagung. Milet kaya akan serat dan mudah dicerna, kacang hijau mengandung protein tinggi, beras merah memiliki kandungan mineral yang baik, sedangkan jagung berfungsi sebagai sumber energi.

3. Proses Perkawinan

Selain memperhatikan kondisi kandang dan pemberian pakan, proses perkawinan burung juga harus diperhatikan agar reproduksi berjalan optimal. Merpati kipas biasanya bertelur sebanyak satu hingga dua butir setelah proses perkawinan.

Telur tersebut akan menetas setelah melalui masa pengeraman selama 18 hari. Selama masa pengeraman, induk burung membutuhkan lingkungan yang tenang dan aman agar tidak mengalami stres, yang dapat menghambat proses penetasan.

Setelah menetas, anakan merpati kipas masih sangat rentan dan bergantung pada induknya untuk mendapatkan kehangatan serta asupan makanan yang cukup. Oleh karenanya, proses perkawinan ini harus dilakukan dengan baik.

Itulah beberapa cara budidaya merpati kipas yang bisa dilakukan. Tentunya dengan melakukan beberapa metode ini, merpati kipas akan bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.

Leave a comment