5 Cara Burung Melindungi Anaknya dari Hujan yang Jarang Diketahui

Insting alami burung dalam melindungi anak-anaknya dari hujan menjadi salah satu cara mereka menjaga kelangsungan generasi. Sebenarnya ada beberapa cara burung melindungi anaknya dari hujan yang sering dilakukan.

Hidup di alam bebas membuat burung harus siap menghadapi berbagai kondisi cuaca, termasuk hujan yang dapat menyebabkan anak-anak burung mengalami kedinginan dan meningkatkan risiko terserang penyakit.

Beberapa spesies burung memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap curah hujan tinggi, sementara yang lain kurang tahan. Tindakan perlindungan induk burung terhadap anak-anaknya saat hujan mencerminkan naluri keibuan yang kuat dalam dunia satwa untuk mempertahankan kehidupan.

Untuk itu, dalam uraian ini akan diberikan beberapa cara yang biasanya burung lakukan untuk melindungi anaknya dari hujan. Berikut diantaranya:

1. Menggunakan Tubuhnya sebagai Pelindung

Induk burung akan melebarkan sayap dan tubuhnya guna melindungi anak-anaknya yang berada di dalam sarang, dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa jam. Lapisan bulu yang tahan terhadap air membantu mencegah air masuk ke dalam sarang.

Bulu burung memiliki kemampuan untuk menolak air hujan sekaligus menjaga udara tetap terperangkap di sekitar tubuhnya agar tetap hangat. Burung dewasa memiliki bulu yang dilapisi zat berminyak seperti lilin. Zat ini berasal dari kelenjar uropygial dan dioleskan ke bulu mereka, sehingga menciptakan perlindungan terhadap air.

2. Membangun Sarang di Tempat Berlindung

Salah satu cara burung melindungi anak-anaknya dari hujan adalah dengan membangun sarang di lokasi yang terlindung. Banyak spesies burung memilih tempat bersarang yang aman dari terpaan air hujan langsung, seperti di bawah dahan pohon yang rimbun, celah bebatuan, atau di dalam rongga pohon.

Ketika berada di sarang, burung-burung ini biasanya berkumpul untuk saling memberikan kehangatan melalui suhu tubuh mereka. Burung walet memiliki cara bertahan hidup yang khas.

Saat terjadi badai petir, induk burung walet akan terbang menjauh dan menunggu cuaca kembali membaik. Sementara itu, anak-anak burung tetap berada di sarang mereka yang menyerupai gua, yang mampu melindungi mereka dari kondisi cuaca ekstrem.

3. Menjaga Anak Tetap Hangat

Cara burung melindungi anaknya yang selanjutnya yakni menjaga anak agar tetap hangat. Induk burung tidak hanya menggunakan tubuhnya sebagai pelindung, tetapi juga kerap merapikan bulu anak-anaknya atau menggeliatkan tubuhnya agar mereka tetap hangat meskipun cuaca sedang hujan.

Untuk memberikan perlindungan, induk burung biasanya menyelipkan anak-anaknya di bawah bulunya guna menghindari terpaan hujan dan menjaga suhu tubuh mereka tetap stabil.

4. Mengurangi Aktivitas saat Hujan

Saat hujan lebat, induk burung biasanya memilih untuk tetap berada di sarangnya dan jarang pergi mencari makan. Hal ini dilakukan agar anak-anaknya terlindungi dari terpaan angin dan tetesan hujan secara langsung. Dalam kondisi ini, induk burung cenderung diam dan menghemat energi, mirip dengan perilakunya saat malam hari.

5. Menggunakan Bahan Tahan Air untuk Sarang

Beberapa jenis burung memilih bahan-bahan tertentu seperti daun lebar, lumut, dan bulu karena memiliki fungsi khusus dalam melindungi anak-anaknya. Daun lebar dan lumut membantu mencegah air masuk ke dalam sarang saat hujan.

Sedangkan bulu memberikan isolasi termal agar suhu di dalam sarang tetap hangat. Pemilihan bahan-bahan ini menunjukkan kecerdikan burung dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perkembangan anaknya.

Itulah beberapa cara burung melindungi anaknya dari hujan yang jarang diketahui. Sehingga tak heran jika ada beberapa cara induk burung untuk melindungi anaknya ketika memasuki musim hujan.

Leave a comment