6 Cara Melatih Burung Kenari Agar Gacor dan Berkualitas Tinggi

urung kenari menjadi salah satu pilihan favorit bagi para penggemar burung di Indonesia. Keindahan warna bulunya serta suara merdunya membuat burung ini tetap populer dari waktu ke waktu. Sebenarnya ada beberapa cara melatih burung kenari agar gacor yang bisa dilakukan.

Berdasarkan jenisnya, harga burung kenari juga bisa sangat tinggi. Kenari yang mampu berkicau dengan durasi panjang memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan kompetisi. Suara panjang yang khas dan lantang menjadi daya tarik utama burung ini.

Pemilik tentu akan merasa bangga jika kenari peliharaannya mampu berkicau dengan suara panjang. Bagi yang baru pertama kali merawat burung ini, diperlukan latihan khusus agar kenari bisa berkicau dengan optimal. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melatihnya, diantaranya:

1. Memilih Pakan Harian

Pemberian pakan yang tepat berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran burung kenari. Oleh karena itu, pemilik perlu memilih makanan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi burung tersebut.

Untuk pakan sehari-hari, burung kenari dapat diberikan biji kenari dan milet putih, yang tersedia luas di pasaran. Selain itu, pemilik juga bisa menambahkan milet merah sebagai variasi untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

2. Menjemur Kenari

Setelah dimandikan, burung kenari sebaiknya dijemur selama sekitar 2 jam dan tidak melewati pukul 10.00 agar terhindar dari paparan sinar matahari yang berlebihan. Jika dijemur setelah waktu tersebut, burung kenari berisiko mengalami kepanasan, yang dapat menyebabkan tubuhnya lemas dan mengalami dehidrasi.

3. Memaster Kenari

Metode berikutnya dalam melatih burung kenari adalah dengan melakukan pemasteran. Setelah proses penjemuran selesai, pemilik dapat menutup sangkar burung dengan kerodong dan memperdengarkan suara kenari yang sudah gacor untuk melatihnya.

4. Memberi Makan Tambahan

Selain menjaga asupan pakan utama burung kenari, pemilik juga bisa memberikan tambahan nutrisi dari berbagai jenis makanan, seperti sayuran, buah-buahan, hingga sumber protein hewani. Beberapa pilihan buah dan sayur yang cocok untuk kenari antara lain apel, pepaya, daun mengkudu muda, wortel, dan brokoli.

Sementara itu, untuk pakan hewani, ulat hongkong bisa menjadi salah satu alternatif. Namun, pemberiannya perlu dibatasi agar tidak berlebihan, karena dapat meningkatkan suhu tubuh burung kenari.

5. Rutin Memandikan

Untuk melatih burung kenari, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin memandikannya di pagi hari. Sekitar pukul 06.00-07.00, burung dapat diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum disemprot hingga bulunya basah.

Namun, jika burung akan mengikuti perlombaan, sebaiknya hindari penyemprotan karena air yang mengenai tenggeran bisa membuatnya enggan berkicau. Frekuensi memandikan burung kenari yang disarankan adalah dua hingga tiga kali dalam seminggu.

6. Hindari Pakan Berlemak Tinggi

Makanan dengan kandungan lemak tinggi, seperti telur, dapat menyebabkan burung kenari menjadi kurang aktif dalam berkicau. Selain itu, sebaiknya hindari memberikan sawi putih, karena dapat menurunkan tingkat birahi burung kenari dan bahkan membuatnya enggan berkicau dalam durasi yang lama.

Makanan dengan kandungan lemak tinggi, seperti telur, dapat menyebabkan burung kenari menjadi kurang aktif dalam berkicau karena sistem pencernaannya memerlukan lebih banyak waktu untuk memproses lemak, sehingga burung cenderung lebih pasif.

Jika birahi menurun, burung bisa menjadi kurang responsif dan enggan mengeluarkan suara dalam durasi yang panjang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi dalam pakan agar burung tetap aktif dan rajin berkicau.

Itulah beberapa cara melatih burung kenari agar gacor yang bisa dilakukan. Sehingga dengan melakukan beberapa cara tersebut burung kenari akan lebih gacor dan berkualitas.

Leave a comment