Untuk mengatasi perilaku mbagong pada burung cendet, para pemilik biasanya berusaha mencari solusi yang tepat dan efektif. Sebenarnya ada beberapa cara mengatasi cendet mbagong yang bisas dilakukan.
Ada beragam pendekatan yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi atau menghentikan kebiasaan ini. Burung cendet, yang memiliki nama ilmiah Lanius schach, termasuk jenis burung pemakan daging yang cukup populer di kalangan pecinta burung.
Dikenal dengan suara kicauannya yang indah serta bentuk tubuhnya yang kuat, burung ini kadang mengalami masalah perilaku seperti mbagong, yaitu kondisi ketika burung terlihat kurang aktif dan sering melakukan gerakan berulang yang monoton.
Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba untuk menangani perilaku mbagong pada burung cendet, agar burung dapat kembali aktif dan sehat seperti semula:
1. Membiarkan Burung Makan Sendiri
Dengan memberikan kebebasan pada cendet untuk makan sendiri, burung ini belajar merasa aman dan tidak tertekan selama proses makan. Ketika stres berkurang, risiko munculnya perilaku mbagong seperti menggembungkan bulu dan malas bergerak juga ikut menurun.
Hal ini penting karena stres yang berlarut-larut dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental cendet, sehingga pola perawatan yang santai dan tidak memaksa menjadi salah satu kunci menjaga kondisinya tetap prima.
2. Memberikan Pakan secara Teratur
Memberi pakan secara rutin dengan gizi yang seimbang adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan serta vitalitas burung cendet. Pastikan setiap pakan yang diberikan mengandung nutrisi yang memadai agar kebutuhan burung tersebut terpenuhi dengan baik.
3. Menutup Burung dengan Kain Penutup
Menutupi sangkar burung dengan kain pada waktu-waktu tertentu bisa membantu mengurangi rangsangan dari lingkungan sekitar yang berpotensi memicu perilaku mbagong. Tambahan penjelasannya, cara ini membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman bagi burung, sehingga ia bisa beristirahat atau menenangkan diri tanpa terganggu suara bising, cahaya terang, atau gerakan di sekitarnya yang dapat memicu stres atau perilaku agresif.
4. Hindari Menggoda Burung secara Berlebihan
Usahakan untuk tidak memberikan rangsangan berlebihan kepada burung, misalnya memutar suara burung lain secara terus-menerus, karena hal tersebut bisa memicu stres dan menyebabkan munculnya perilaku mbagong.
5. Memberikan Pakan dengan Extra Food di Pagi Hari
Memberi pakan bernutrisi tinggi energi pada pagi hari bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung cendet sekaligus menurunkan risiko munculnya perilaku mbagong. Penjelasannya, saat burung mendapat asupan energi yang cukup di awal hari, mereka memiliki cadangan tenaga yang memadai untuk beraktivitas, berkicau, dan menjaga mood-nya.
Sebaliknya, jika kekurangan energi, burung cenderung mudah stres atau menunjukkan perilaku tidak wajar seperti mbagong karena merasa lelah atau frustrasi.
6. Melakukan Terapi Kejut sebagai Upaya Pengobatan
Jika perilaku mbagong masih terus terjadi, salah satu upaya terakhir yang bisa dilakukan adalah memberikan terapi kejut dengan cara mengubah lingkungan atau rutinitas harian burung untuk membantu mengatasi masalah ini.
7. Memberikan Hadiah sebagai Insentif
Memberikan hadiah atau insentif sebagai bentuk penghargaan atas perilaku positif burung dapat berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri burung serta membantu mengurangi kebiasaan mbagong.
8. Mandikan dan Jemur Burung secara Rutin
Memandikan dan menjemur burung secara teratur akan membantu menjaga kebersihan bulu mereka dan memberikan stimulasi yang menyegarkan, yang dapat mengurangi perilaku mbagong pada burung.
Itulah beberapa cara mengatasi cendet mbagong yang bisa dilakukan. Tentunya dengan melakukan beberapa cara ini, cendet akan bisa normal kembali.





