Bagi para penggemar burung kenari, mengenali ciri burung kenari over birahi merupakan hal yang penting. Pasalnya, kondisi ini bisa berdampak negatif apabila tidak segera ditangani dengan benar.
Over birahi adalah situasi di mana burung mengalami peningkatan hasrat seksual secara berlebihan, yang pada akhirnya bisa mengganggu tingkat produktivitasnya.
Sama halnya dengan jenis burung lainnya, merawat kenari pun memerlukan perhatian khusus, terlebih saat burung sedang berada dalam fase over birahi. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pada performa dan aktivitasnya.
Oleh karena itu, untuk menghindari dampak buruk yang mungkin terjadi, pemilik harus mampu mengenali ciri-ciri burung kenari yang sedang over birahi. Dengan begitu, penanganan yang sesuai dapat segera diberikan. Berikut ini penjelasannya:
1. Menjadi Lebih Agresif
Over birahi pada kenari jantan dapat terjadi ketika tingkat hormon reproduksi mereka meningkat secara drastis. Pada kondisi ini, kenari jantan menjadi lebih teritorial dan cenderung melindungi ruang atau wilayahnya dengan agresif.
Perilaku ini juga bisa disebabkan oleh kurangnya kegiatan atau stimulasi yang dapat mengurangi ketegangan seksual, seperti tidak adanya kenari betina di dekatnya.
Pemilik kenari perlu berhati-hati dan memberikan perhatian yang tepat untuk menenangkan kenari tersebut, seperti memberikan suasana yang lebih tenang atau memisahkan mereka dari kenari betina jika perlu.
2. Kurang Gacor
Over birahi pada kenari dapat terjadi ketika burung mengalami rangsangan hormonal yang berlebihan, seringkali disebabkan oleh faktor lingkungan seperti suhu yang terlalu panas, pencahayaan yang berlebihan, atau pola makan yang tidak seimbang. Ketika kenari berada dalam kondisi ini, ia cenderung kehilangan minat untuk berinteraksi atau bernyanyi, yang merupakan ciri khas dari burung yang sehat dan aktif.
Keadaan ini mempengaruhi kebiasaan alami kenari dan dapat mengganggu rutinitas harian, termasuk waktu makan, mandi, dan beraktivitas secara umum. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kondisi lingkungan dan memberikan perhatian ekstra agar kenari tetap dalam keadaan sehat dan aktif.
3. Sering Mengepakkan Sayap
Ciri burung kenari over birahi yang selanjutnya yakni burung tersebut sering mengepakkan sayap. Perilaku mengepakkan sayap yang dilakukan oleh kenari saat berada dalam fase over birahi adalah salah satu mekanisme alami mereka untuk menenangkan diri. Ketika burung merasa tertekan atau gelisah, gerakan tersebut membantu melepaskan ketegangan dalam tubuh mereka.
Selain itu, dengan mengepakkan sayap berulang kali, kenari juga bisa meredakan energi berlebih yang disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh mereka selama masa birahi. Hal ini juga berfungsi sebagai cara untuk menyeimbangkan kembali kondisi fisik dan emosional mereka.
4. Terlihat Malas Meladeni Lawan
Over birahi pada kenari biasanya terjadi ketika burung tersebut terlalu sering atau terlalu lama berada dalam kondisi birahi. Saat hal ini terjadi, kenari bisa kehilangan fokus dan energi yang dibutuhkan untuk tampil optimal di perlombaan.
Dalam fase ini, kenari mungkin akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersantai atau beristirahat, bukan aktif bergerak atau berbunyi seperti yang diharapkan. Untuk menghindari masalah ini, pemilik perlu mengatur jadwal latihan dan pemeliharaan dengan baik agar burung tetap dalam kondisi fisik dan mental yang prima saat kompetisi.
Itulah beberapa ciri burung kenari over birahi yang bisa diketahui. Dengan mengetahui berbagai ciri dari burung kenari yang overe birahi, maka sebagai pemilik bisa segera mencari tahu terkait dengan bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.





