Pakan burung perkutut dapat dibedakan berdasarkan usianya, yaitu perkutut dewasa atau indukan dan perkutut anakan. Lantas sebenarnya apa saja makanan burung perkutut yang bisa diberikan?
Biasanya, perkutut dewasa diberikan biji-bijian sebagai makanan utama, sedangkan perkutut anakan lebih cocok mengonsumsi pakan berupa konsentrat atau voor. Burung perkutut merupakan salah satu jenis burung kicauan yang cukup populer di kalangan pecinta burung.
Penggemar burung ini umumnya berasal dari kalangan orang dewasa dan lansia yang menyukai burung hias. Merawat burung perkutut membutuhkan perhatian khusus serta biaya yang tidak sedikit.
Pemilik perlu menyediakan makanan bergizi dan suplemen tambahan untuk mendukung kualitas suaranya. Terdapat berbagai jenis pakan yang direkomendasikan guna membantu pertumbuhan dan kesehatan burung perkutut, diantaranya:
1. Jewawut
Jewawut adalah salah satu jenis pakan tambahan untuk burung perkutut. Biji-bijian ini berukuran lebih kecil dibandingkan millet, tetapi memiliki kandungan protein dan lemak yang lebih tinggi.
Kandungan proteinnya yang tinggi menjadikan jewawut pilihan yang baik untuk perkutut, baik yang masih anakan maupun yang sudah dewasa. Pakan ini berasal dari Indonesia dan telah dikenal luas hingga ke berbagai negara.
2. Gabah
Gabah yang diberikan kepada perkutut umumnya memiliki butiran yang kecil dan berbentuk bulat, sehingga dikenal dengan sebutan gabah lampung. Jenis gabah ini kaya akan kandungan karbohidrat, lemak, mineral, serta mengandung vitamin B, vitamin E, dan protein.
3. Ketan Hitam
Ketan hitam mengandung karbohidrat dalam jumlah yang cukup tinggi. Pakan ini sangat cocok untuk perkutut, terutama saat musim hujan, karena dapat membantu menjaga kehangatan tubuhnya. Selain itu, ketan hitam juga bermanfaat untuk meningkatkan energi dan daya tahan burung perkutut.
4. Godem
Godem adalah biji kecil berwarna hitam yang memiliki bentuk menyerupai biji sawi. Pakan ini dapat membantu menghangatkan tubuh, sehingga sangat cocok diberikan saat musim hujan. Selain itu, godem juga dipercaya dapat merangsang perkutut agar lebih aktif berkicau saat mengikuti kontes.
5. Beras Merah
Beras merah bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan burung perkutut. Pakan ini kaya akan vitamin E dan vitamin B, yang berperan penting dalam meningkatkan kesehatan serta perkembangan sistem reproduksi burung.
6. Voor atau Konsentrat
Voor ayam menjadi pilihan pakan yang baik untuk anak perkutut berusia di bawah satu bulan karena teksturnya yang halus dan mudah dicerna. Kandungan nutrisinya yang kaya, terutama protein, membantu mendukung perkembangan otot dan tulang, sehingga burung tumbuh lebih cepat dan sehat.
Selain itu, pemberian voor yang tepat dapat mencegah kekurangan gizi dan meningkatkan daya tahan tubuh anak perkutut selama masa pertumbuhannya. Namun, untuk hasil yang optimal, pemberian voor bisa dikombinasikan dengan pakan lain seperti millet atau biji-bijian halus saat perkutut mulai beranjak dewasa.
7. Millet
Millet merupakan salah satu jenis biji-bijian yang sering digunakan sebagai pakan burung, termasuk perkutut. Kandungan nutrisinya yang seimbang, seperti protein, lemak, dan karbohidrat, dapat membantu menjaga stamina burung serta memperkuat suara kicauannya agar terdengar lebih lantang dan berat.
Dari sisi sejarah, millet telah menjadi bagian dari pertanian sejak ribuan tahun lalu. Tanaman ini pertama kali dibudidayakan di Tiongkok sekitar 4500 SM dan sejak itu menyebar ke berbagai belahan dunia. Saat ini, terdapat lebih dari 6.000 varietas millet yang hadir dalam berbagai warna, seperti putih, kuning muda, abu-abu, merah, hingga cokelat kehitaman.
Itulah beberapa makanan burung perkutut yang bisa diberikan. Tentunya dengan makanan yang benar, burung perkutut akan bisa menghasilkan suara yang merdu.





