Saat memutuskan untuk memelihara burung, penting bagi Pet Pals untuk memahami apa itu mabung. Mabung merupakan proses alami yang terjadi secara rutin pada burung dan unggas lainnya. Sebenarnya ada beberapa penyebab burung mabung yang harus diketahui.
Meskipun terjadi secara alami, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat burung mengalami mabung. Pada fase ini, burung peliharaan mungkin tampak kurang aktif dan enggan berkicau.
Bagi para pemilik burung kicau, mabung bukanlah hal yang asing. Proses ini, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai molting, merupakan siklus tahunan yang dialami burung.
Selain burung, beberapa jenis unggas lain, seperti ayam, juga mengalami mabung. Secara umum, mabung adalah proses pergantian bulu lama yang rusak dengan bulu baru yang lebih segar dan indah.
Untuk itu, dalam uraian ini akan diberikan sebuah penjelasan terkait dengan apa saja penyebab dari burung bisa mabung. Berikut diantaranya:
1. Stress
Salah satu faktor yang dapat menyebabkan burung mengalami mabung adalah stres. Kondisi ini bisa dipicu oleh gangguan di lingkungan sekitar atau keadaan yang tidak mendukung kenyamanan burung.
Jika mabung terjadi di luar waktu yang semestinya, kadar hormon testosteron dalam tubuh burung akan menurun, sehingga proses pergantian bulu berlangsung lebih cepat dari yang seharusnya.
2. Vitamin yang Diberikan Tidak Cocok
Penggunaan suplemen dan vitamin yang tidak sesuai dapat memicu mabung pada burung. Oleh karena itu, penting untuk memilih suplemen dan vitamin yang tepat sesuai dengan kebutuhan burung. Jika diberikan secara berlebihan atau tidak sesuai, hal ini dapat memengaruhi proses mabung serta kesehatan burung secara keseluruhan.
Pastikan pemberian suplemen dan vitamin dilakukan sesuai dengan dosis yang direkomendasikan. Selain itu, cara pemberiannya juga harus diperhatikan, yaitu tidak langsung dicampur pada wadah makanan atau minuman burung.
3. Diganggu Oleh Hewan Lainnya
Gangguan dari hewan lain, seperti kecoa, tikus, atau cecak, dapat membuat burung merasa stres dan ketakutan. Karena berada dalam sangkar, burung peliharaan tidak memiliki kesempatan untuk menghindar dari gangguan tersebut, yang dapat menyebabkan proses mabung terjadi di luar waktu yang seharusnya.
4. Adanya Guncangan yang Kuat pada Kandang
Guncangan hebat pada kandang burung, baik akibat angin kencang maupun benturan, dapat memicu proses mabung. Ketika mengalami guncangan tersebut, burung cenderung merasa takut dan stres, yang pada akhirnya dapat berdampak pada proses pergantian bulunya.
5. Kelelahan
Penyebab burung mabung yang selanjutnya yakni karena burung tersebut kelelahan. Burung yang kelelahan atau kurang mendapatkan istirahat yang memadai cenderung lebih rentan mengalami mabung di waktu yang tidak semestinya. Untuk menghindari mabung berlebihan, burung perlu waktu istirahat yang cukup agar tubuhnya dapat pulih dengan optimal.
6. Mengganti Sangkar
Mengganti sangkar burung kesayangan dapat menyebabkan stres dan bahkan memicu mabung. Hal ini terjadi karena burung merasa tidak nyaman ketika dipindahkan dari lingkungan yang sudah dikenalnya ke tempat baru yang asing baginya.
Untuk mengurangi dampak stres, pemilik dapat melakukan perpindahan secara bertahap. Salah satu caranya adalah dengan menutup sangkar lama dan sangkar baru menggunakan kerodong saat proses pemindahan. Selain itu, menempatkan sangkar baru di lokasi yang tenang dapat membantu burung beradaptasi lebih mudah dengan lingkungan barunya.
Itulah beberapa penyebab burung mabung yang bisa diketahui. Apalagi bagi para pemilik burung pemula. Hal ini perlu diperhatikan terkait dengan penyebabnya agar mudah dalam mengatasinya.





