Burung cendet terkenal karena memiliki suara kicauan yang merdu dan bervariasi. Namun demikian, burung cendet juga kerap menghadapi masalah pada suaranya, salah satunya adalah kondisi di mana ia berhenti berkicau atau mengalami macet bunyi. Ada beberapa penyebab cendet macet bunyi yang bisa diketahui.
Menariknya, burung ini mampu menirukan berbagai macam suara kicauan burung lain apabila dirawat dengan baik, terutama jika diberikan latihan atau pemasteran secara rutin. Tak heran jika banyak pemilik burung ini sering mengikutkannya dalam perlombaan karena suaranya yang nyaring dan rajin berkicau.
Untuk itu, dalam uraian kali ini akan diberikan beberapa penyebab dari burung cendet yang tak mau bunyi. Berikut diantaranya:
1. Sakit
Kondisi fisik burung cendet memiliki peranan penting terhadap kualitas kicauannya. Saat burung mengalami sakit, biasanya ia menjadi malas atau enggan berkicau. Apabila hal ini terjadi, pemilik sebaiknya segera membawa burung tersebut untuk mendapatkan perawatan dan penanganan yang sesuai.
Selain itu, menjaga kesehatan burung cendet secara rutin juga penting dilakukan, seperti dengan memberikan pakan bernutrisi, menjaga kebersihan kandang, serta memastikan burung mendapatkan cukup sinar matahari dan waktu istirahat. Dengan perawatan yang baik, burung cendet tidak hanya tetap sehat, tetapi juga mampu berkicau dengan lantang dan merdu.
2. Kalah Mental
Salah satu penyebab cendet berhenti berkicau adalah karena mentalnya drop. Kondisi ini biasanya muncul ketika cendet melihat burung lain yang berkicau lebih lantang dan dominan, sehingga rasa percaya dirinya menurun. Akibatnya, burung cendet menjadi enggan untuk mengeluarkan suara lagi.
Jika hal ini dibiarkan, lama-kelamaan cendet bisa semakin kehilangan gairah untuk berkicau, bahkan saat dipancing dengan suara masteran sekalipun. Oleh karena itu, penting bagi pemilik untuk menjaga mental cendet, misalnya dengan menghindari pertemuan langsung dengan burung yang jauh lebih agresif atau rutin memberikan perawatan yang mendukung kepercayaan diri burung.
3. Stres
Salah satu faktor yang menyebabkan cendet berhenti berkicau adalah stres. Stres pada burung ini bisa muncul karena beberapa hal, seperti pindah tempat yang memerlukan waktu untuk beradaptasi.
Selain itu, suasana sekitar yang awalnya tenang lalu berubah menjadi bising juga dapat memicu stres pada cendet. Faktor lain yang tak kalah penting adalah ketika sangkar cendet terjatuh akibat gangguan dari hewan lain.
4. Kurang Birahi
Perawatan yang kurang optimal bisa membuat tingkat birahi burung cendet menurun, yang berakibat pada terhambatnya suara kicauan. Lebih jauh lagi, burung ini bisa mulai menunjukkan perilaku manja yang berlebihan.
Oleh karena itu, pemilik perlu segera mengambil langkah untuk mengatasinya. Sebab, jika dibiarkan terus-menerus, sifat tersebut lama-lama akan terbentuk menjadi karakter permanen pada burung cendet.
5. Keracunan
Salah satu alasan mengapa cendet berhenti berkicau adalah karena mengalami keracunan. Burung cendet bisa saja terkena racun dari makanan yang dimakannya. Saat burung ini keracunan, sistem pencernaannya dapat mengalami gangguan bahkan berisiko terkena infeksi.
6. Merasa Takut
Meskipun termasuk golongan predator, burung cendet ternyata cukup mudah merasa takut. Biasanya, burung ini akan merasa cemas atau terancam oleh hal-hal yang dianggap asing olehnya, seperti keramaian, lalu lalang kendaraan, keberadaan banyak orang, hingga hewan lain di sekitarnya.
Selain itu, burung cendet juga kerap menganggap pakaian dengan warna mencolok sebagai ancaman. Perasaan takut yang muncul ini sering berdampak pada suara burung cendet yang menjadi macet atau tidak berbunyi.
Itulah beberapa penyebab cendet macet bunyi yang bisa diketahui. Dengan mengetahui beberapa penyebabnya, kita bisa langsung mencari tahu solusinya.





